Kasih Mu Pada Ku Tak Terpuaskan

Ini adalah puisi dari seorang yang selalu merasa dirinya adalah sastrawan yang begitu peka perasaannya, tapi hingga saat ini tidak ada satu pun orang yang mengakuinya. Coba kita lihat dari puisinya yang begitu melankolis berikut.


Kasih Ku Pada Mu Tak Terpuaskan

Kasihku pada mu tak terpuaskan
Walau waktu kita lewati bersama
Meski hari diarungi berdua
Berjalan beriringan tiap semesta bercahaya

Kasih ku pada mu tak terpuaskan
Aku haus kasih mu wahai pemuas dahaga kasih
Aku selalu rindu kamu, sang pelepas rindu
Samakah yang kau rasakan? Kau si wanita pujaan

Kasih ku pada mu tak terpuaskan
Rengkuh aku dalam pelukmu
Tenangkan aku dalam gelisah ku
Kau milik ku, kau ingin ku

Sastrawan yang belum jadi itu namanya Ahmad Zakaria dan ia tidak akan pernah putus asa untuk terus melahirkan karya seni lainnya. Mari kita doakan semoga ia cepat sadar. 🙂

One Laptop Per Child, Mungkinkah Di Indonesia?

One Laptop per ChildSungguh menarik gagasan dan langkah yang dilakukan oleh MIT Media Lab dalam upaya mengadakan pemerataan dan kesempatan akses terhadap teknologi, khususnya bagi anak-anak di negara berkembang.

One Laptop Per Child (OLPC) atau dikenal juga dengan istilah $100 Laptop sesungguhnya bukan merupakan suatu gagasan dan langkah yang inovatif. Tercatat beberapa proyek sejenis telah melakukan hal yang sama, yaitu menghasilkan perangkat teknologi yang murah. Sebut saja program Class Mate PC yang yang dilakukan oleh Intel, program Asus Eee PC atau program dalam skala negara yaitu Digital Text Book yang dilakukan oleh Korea Selatan. Continue readingOne Laptop Per Child, Mungkinkah Di Indonesia?”

Mungkinkah Kau Mencintai Diriku Selamanya(?)

Judul tulisan kali ini mengambil potongan lirik lagu Keabadian yang dinyanyikan oleh Reza. Kayaknya kalimat ini memang harus sering dipertanyakan, karena pada dasarnya di dunia ini ngga ada yang abadi, termasuk cinta. Betul tidak? Oh iya, sebagai gambaran nih ada postingan dari millist yang isinya lumayan menggambarkan apa yang mau Zka sampaikan (walapun postingan millist tersebut agak dilebih-lebihkan sih..) Continue reading “Mungkinkah Kau Mencintai Diriku Selamanya(?)”

Update WordPress (lagi)?

Setelah membaca link ini, tampaknya harus segera di-follow up, karena ternyata ada beberapa security issue yang cukup signifikan untuk ditanggapi. As soon as posible engine wordpress blog ini akan di update.

Ketika Harus Lebih Baik

Seorang gadis duduk termenung, memulai ingatannya yang dulu. Tawa.. canda.. tapi mengapa kepedihan lebih sering datang kepadanya sekarang?

Seekor burung merpati mendarat dari terbangnya tepat di depan si gadis. Burung itu menyapa, seorang gadis tidak baik terlalu banyak termenung. Apa yang kau renungi hanya menjadi sesuatu di alam pikirmu yang tidak berguna jika kamu tidak melakukannya. Yang terpenting bukan berapa lama kamu menghabiskan waktu untuk merenung, tapi berapa sering kamu mencoba melakukan.

Gadis itu melihat si burung merpati. Dalam hatinya ia berkata, melakukan apa? Apa yang harus dilakukan jika tidak tau apa yang harus dilakukan? Burung merpati itu menjawab dengan senyum, lakukan yang lebih baik. Gadis itu semakin bingung. Aku bisa terbang karena aku belajar. Awalnya, terbangku kacau, tapi aku terus belajar sampai akhirnya aku bisa terbang dengan sempurna.

Continue reading “Ketika Harus Lebih Baik”