{"id":33,"date":"2007-08-02T01:20:42","date_gmt":"2007-08-01T18:20:42","guid":{"rendered":"http:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/2007\/08\/02\/kasih-mu-pada-ku-tak-terpuaskan\/"},"modified":"2007-08-02T11:27:36","modified_gmt":"2007-08-02T04:27:36","slug":"kasih-mu-pada-ku-tak-terpuaskan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/2007\/08\/02\/kasih-mu-pada-ku-tak-terpuaskan\/","title":{"rendered":"Kasih Mu Pada Ku Tak Terpuaskan"},"content":{"rendered":"<p>Ini adalah puisi dari seorang yang selalu merasa dirinya adalah sastrawan yang begitu peka perasaannya, tapi hingga saat ini tidak ada satu pun orang yang mengakuinya. Coba kita lihat dari puisinya yang begitu melankolis berikut. <\/p>\n<blockquote><p><em><br \/>\n<strong>Kasih Ku Pada Mu Tak Terpuaskan<\/strong><\/p>\n<p>Kasihku pada mu tak terpuaskan<br \/>\nWalau waktu kita lewati bersama<br \/>\nMeski hari diarungi berdua<br \/>\nBerjalan beriringan tiap semesta bercahaya<\/p>\n<p>Kasih ku pada mu tak terpuaskan<br \/>\nAku haus kasih mu wahai pemuas dahaga kasih<br \/>\nAku selalu rindu kamu, sang pelepas rindu<br \/>\nSamakah yang kau rasakan? Kau si wanita pujaan<\/p>\n<p>Kasih ku pada mu tak terpuaskan<br \/>\nRengkuh aku dalam pelukmu<br \/>\nTenangkan aku dalam gelisah ku<br \/>\nKau milik ku, kau ingin ku<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Sastrawan yang belum jadi itu namanya Ahmad Zakaria dan ia tidak akan pernah putus asa untuk terus melahirkan karya seni lainnya. Mari kita doakan semoga ia cepat sadar. \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ini adalah puisi dari seorang yang selalu merasa dirinya adalah sastrawan yang begitu peka perasaannya, tapi hingga saat ini tidak ada satu pun orang yang mengakuinya. Coba kita lihat dari puisinya yang begitu melankolis berikut. Kasih Ku Pada Mu Tak Terpuaskan Kasihku pada mu tak terpuaskan Walau waktu kita lewati bersama Meski hari diarungi berdua &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/2007\/08\/02\/kasih-mu-pada-ku-tak-terpuaskan\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Kasih Mu Pada Ku Tak Terpuaskan&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-33","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-day-to-day"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ahmadzakaria.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}