Outwitting a Lawyer

Thursday, May 15th, 2008

Dapet cerita berikut dari hasil forward-an e-mail temen-temen. Sumber tidak diketahui.

A lawyer’s dog runs around town unleashed, heads for a butcher shop and steals a roast. The butcher goes to the lawyer’s office and asks, “If a dog running unleashed steals a piece of meat from my store, do I have a right to demand payment for the meat from the dog’s owner?” The lawyer answers, “Definitely.”

“Then you owe me $8.50. Your dog was loose and stole a roast from me today.”

The lawyer, without a word, writes the butcher a check for $8.50. The butcher, having a feeling of satisfaction, leaves.

Three days later, the butcher finds a bill from the lawyer: $100 due for a consultation.

Pesan moralnya: Jangan pernah berurusan dengan Lawyer :)

Menuntut Kebebasan Berpendapat

Tuesday, April 22nd, 2008
DISCLAIMER:
Dalam tulisan ini, saya tidak ingin membahas UU ITE secara substantif, akan tetapi hanya menceritakan pengalaman pribadi yang saya rasakan karena adanya UU ITE.

Setelah keluarnya UU ITE yang penuh kontroversi itu dan juga peristiwa-peristiwa terkait dengan UU ITE seperti pemblokiran Youtube dan beberapa website lainnya lainnya, banyak forum diskusi dibanjiri pengunjung yang memberikan komentar. Salah satu forum tersebut adalah forum Detikinet dengan salah satu sub-forumnya yang cukup aktif saya pantau dan ikuti, yaitu sub forum Hukum & Regulasi.

Secara umum anggota forum tersebut mengutuk keras kebijakan pemerintah untuk melakukan pemblokiran beberapa website dengan dalih UU ITE. Untuk UU ITE-nya sendiri, sebagian besar anggota juga mengatakan tidak setuju dengan adanya UU ITE. Beberapa anggota forum memang mengeluarkan argumentasi yang cukup bagus, logis dan bertanggung jawab, tetapi sebagian besar lainnya hanya sekedar “memaki” tanpa punya argumentasi.

Beberapa thread yang saya pantau sangat aktif dalam perdebatan ini adalah sebagai berikut.

1. UU ITE;
2. [Berita] Ternyata… sopwer anti-pornonya depkominfo BAYAR!!! -unconfirmed-
3. UU IT INDONESIA JAMPi-JAMPI MBAH DUKUN YG KEBABLASAN; dan
4. Undang Undang MACAM APA INI. apa benar undang undang karet…!!!

Apabila ditarik garis besar, inti dari permasalahan yang didebatkan adalah terjadi benturan kepentingan dari prinsip kebebasan berpendapat dan pelarangan kebebasan berpendapat yang menurut beberapa anggota diatur dalam UU ITE. Beberapa anggota bahkan terlihat sangat fanatik dalam membela kebebasan berpendapat dan dalam beragumentasi lebih banyak menggunakan makian kepada siapa saja yang menurutnya telah membelenggu kebebasan berpendapat, sebut saja antara lain Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh. Hampir semua kata makian yang ada dalam bahasa Indonesia maupun bahasa lainnya dikeluarkan dan ditumpahkan kepada beliau.

Tidak bermaksud membela diri, saya dalam forum tersebut mencoba berpikiran lain dan menelaah undang-undang tersebut dari sisi hukum, yang memang merupakan latar belakang pendidikan saya. Hampir semua argumentasi dan pendapat yang saya sampaikan di forum tersebut saya upayakan tidak keluar dari koridor hukum yang saya ketahui. Kalaupun ada yang keluar ataupun menyimpang, hal tersebut saya anggap sebagai kelemahan pengetahuan saya.

Akan tetapi, tampaknya cara saya berpikiran lain ini banyak yang tidak menyukainya, terutama oleh mereka yang fanatik tersebut. Sehingga dalam banyak kesempatan diskusi di forum tersebut, mereka yang fanatik tersebut berusaha “menyerang” saya habis-habisan, bahkan serangan tersebut sudah mengarah ke serangan secara pribadi. Salah satu “serangan” terakhir yang saya terima melalui e-mail adalah sebagai berikut.

Ding Dong wrote:
Anda sebagai seseorang yang punya cita cita jadi ahli hukum, jangan suka
mengumbar kecetekan ilmu anda dengan bekoar-koar di detikinet. Anda belum
terkenal saja sudah sering seperti ini..; apalagi nanti jadi kalau sudah jadi
pengacara…ndak kebayang dah..

Bagi saya sama sekali tidak ada masalah apabila ada orang yang ingin berargumentasi dengan saya atau ada yang tidak setuju dengan cara berpikir saya. Toh selama hal tersebut memiliki dasar logis yang baik, mengapa harus jadi masalah? Namun, kenyataannya berbeda. Kebanyakan dari yang menuntut kebebasan berpendapat justru malah membelenggu kebebasan saya untuk berbeda pendapat dengan mereka. Ini merupakan hal yang sangat ironis.

Pun kalau mereka menyerang saya secara pribadi tidak ada masalah, selama mereka memang bertanggung jawab atas serangan pribadi tersebut dan tidak hanya menjadi pengecut yang berlindung dibalik anonimitas Internet. Setiap ada rekan yang ingin berdiskusi dengan saya, baik dalam forum ataupun melalui e-mail, sepanjang memang saya bisa, Insya Allah akan saya tanggapi.

Pada akhir tulisan ini saya ingin bertanya kepada mereka yang fanatik-berlebih-tanpa-argumentasi, apakah anda mendukung kebebasan berpendapat? Kalau iya, mengapa anda melarang dan menentang orang lain yang berbeda cara padang dengan anda?

Wassalam

Zka

I do not agree with what you have to say, but I’ll defend to the death your right to say it.
Voltaire

(terinspirasi dari mostboy yang mengutip voltaire)

Tanya Jawab @ Detik Forum Tentang Kekuatan Hukum E-Mail

Saturday, January 12th, 2008
Saya hanya ingin berbagi dengan rekan sekalian mengenai diskusi hukum yang terjadi di Detik Forum. Karena saya yakin tidak semua rekan membaca atau terdaftar sebagai member dari forum diskusi tersebut, maka dari itu ada baiknya kalau potongan diskusi tersebut saya posting di sini. Tulisan yang ingin saya bagi adalah mengenai tema yang cukup menarik, yaitu berjudul”Kekuatan Hukum E-Mail“.

(more…)

Monkey Kick Off

Friday, November 30th, 2007

Cuman mau posting game asik yang linknya dikasih oleh om Beta.

Game - Monkey Kick Off

Ayooo…kalau bisa
kalahkan saya!

Mencari Arti…

Monday, November 26th, 2007

Entah mengapa, semenjak kembali dari Bali, perasaan Zka begitu kalut. Mungkin aura seni dari Bali yang begitu kuat sehingga kekalutan yang dirasakan Zka (versi Sastrawan) untuk kembali menuliskan sepenggal puisi curahan hatinya. Mari kita baca…

Mencari Arti..

Aku terus mencoba memahami apa yang terjadi
Selalu berada di tengah galaunya jiwa ini
Bimbang memilih sang pilihan hati
Tetapi semua telah kuputuskan untuk diakhiri

Pesona mu begitu indah, sulit untuk dihindari
Jiwa ini terus berusaha untuk menggapai
Sebuah asa yang seharusnya ku tinggal pergi
Tapi mengapa aku selalu ingin kembali
untuk sekedar menyampaikan perasaan yang tak akan kau mengerti

Tidak ada lagi niatan ‘tuk berbagi
Tidak ada lagi kesempatan yang terus dicari
Hati ini telah kututup kembali
Hanya kepadanya diriku akan menepi
Dirinya adalah tempatku mencari arti
Akan sebuah kisah kasih sejati
yang takan tertutup oleh ilusi
seperti pesona keindahan mu yang tak abadi

Novotel, Tanjung Benoa, Bali. 24 November 2007

Office Outing and Year End Party - Bali

Monday, November 26th, 2007
Jumat hingga Minggu (23 - 25 November 2007), seluruh rekan dari Hadiputranto, Hadinoto & Partners, mengadakan Office Outing dan Year End Party di Bali. Selama di Bali kami menempati kurang lebih empat puluh ruang hotel yang cukup mewah dan keren, yaitu Hotel Novotel yang terletak di Tanjung Benoa, Nusa Dua. Kegiatan Outing kantor ini sendiri baru dilakukan pada Sabtu 24 Nopember 2007. Sehari sebelumnya diadakan BBQ Welcom Party di tepi pantai Nusa Dua yang mengambil konsep outdoor dinner. Berikut beberapa foto mulai dari ketika saya di pesawat hingga foto-foto rekan lainnya yang sudah tiba terlebih dahulu di Bali beserta beberapa foto dari Novotel. Free Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.us

Sayang sekali saat foto-foto berlangsung saya belum hadir di lokasi karena keberangkatan dari Jakarta - Denpasar terhambat 3.45 jam (terima kasih untuk Sriwijaya Air atas keterlambatan yang mengesalkan. Acara dinner tersebut diisi antara lain dengan perkenalan Associate dan Keluarga HHP yang baru dan juga dalam acara tersebut diinformasikan mengenai kegiatan yang akan dilakukan esok harinya. Saya sendiri hadir beberapa saat ketika perkenalan anggota baru HHP baru saja akan dilangsungkan. Efek kekesalan karena keterlambatan lebih dari 3.45 jam rupanya masih cukup membekas di hati, menyebabkan jadi kurang napsu makan.

(more…)

Marhaban yaa Ramadhan 1428 H

Wednesday, September 12th, 2007

Ramadhan, bulan Mulia penuh Ampunan
Tempat kita menempa diri untuk kesempurnaan
Semoga Allah memudahkan kita menjalani tanpa beban
Menjalankan amal ibadah dengan keikhlasan

Ya Rab, beri kesempatan kami untuk bertemu dan menjalani Ramadhan ini
Hanya kepada-Mu kami berharap dan mohon perlindungan
Bersihkan hati kami dari segala kotoran dan penyakit hati
Mudahkan kami untuk meminta maaf dan memaafkan

– Zaka dan Keluarga

Info Layanan Oleh Penyedia Jasa Layanan Selular dan Perlindungan Konsumen

Sunday, August 19th, 2007
Berdasarkan jumlah penduduk, Indonesia harus bangga menempati peringkat empat dunia dengan jumlah penduduk kurang lebih 238,452,952 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh puluh lima juta orang atau sekitar empat belas persennya merupakan pengguna Telepon Selular (ponsel). Untuk negara berkembang dan negara yang pendapatan perkapitanya termasuk Lower Middle Income Country jumlah tersebut termasuk dalam jumlah yang cukup besar dan memiliki potensi dikemudian untuk terus bertambah. Penggunaan ponsel sendiri bagi beberapa kalangan di Indonesia sudah sebagai kebutuhan primer. Tidak sedikit orang termasuk penulis yang merasa lebih baik ketinggalan dompet di rumah daripada ketinggalan ponsel. Pada taraf ini, apa bila terjadi sesuatu pada ponsel sudah merupakan sedikit bencana bagi pemiliknya.

(more…)

Kasih Mu Pada Ku Tak Terpuaskan

Thursday, August 2nd, 2007

Ini adalah puisi dari seorang yang selalu merasa dirinya adalah sastrawan yang begitu peka perasaannya, tapi hingga saat ini tidak ada satu pun orang yang mengakuinya. Coba kita lihat dari puisinya yang begitu melankolis berikut.


Kasih Ku Pada Mu Tak Terpuaskan

Kasihku pada mu tak terpuaskan
Walau waktu kita lewati bersama
Meski hari diarungi berdua
Berjalan beriringan tiap semesta bercahaya

Kasih ku pada mu tak terpuaskan
Aku haus kasih mu wahai pemuas dahaga kasih
Aku selalu rindu kamu, sang pelepas rindu
Samakah yang kau rasakan? Kau si wanita pujaan

Kasih ku pada mu tak terpuaskan
Rengkuh aku dalam pelukmu
Tenangkan aku dalam gelisah ku
Kau milik ku, kau ingin ku

Sastrawan yang belum jadi itu namanya Ahmad Zakaria dan ia tidak akan pernah putus asa untuk terus melahirkan karya seni lainnya. Mari kita doakan semoga ia cepat sadar. :)

One Laptop Per Child, Mungkinkah Di Indonesia?

Tuesday, July 24th, 2007
One Laptop per ChildSungguh menarik gagasan dan langkah yang dilakukan oleh MIT Media Lab dalam upaya mengadakan pemerataan dan kesempatan akses terhadap teknologi, khususnya bagi anak-anak di negara berkembang.

One Laptop Per Child (OLPC) atau dikenal juga dengan istilah $100 Laptop sesungguhnya bukan merupakan suatu gagasan dan langkah yang inovatif. Tercatat beberapa proyek sejenis telah melakukan hal yang sama, yaitu menghasilkan perangkat teknologi yang murah. Sebut saja program Class Mate PC yang yang dilakukan oleh Intel, program Asus Eee PC atau program dalam skala negara yaitu Digital Text Book yang dilakukan oleh Korea Selatan.

(more…)