Info Layanan Oleh Penyedia Jasa Layanan Selular dan Perlindungan Konsumen

Sunday, August 19th, 2007
Berdasarkan jumlah penduduk, Indonesia harus bangga menempati peringkat empat dunia dengan jumlah penduduk kurang lebih 238,452,952 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh puluh lima juta orang atau sekitar empat belas persennya merupakan pengguna Telepon Selular (ponsel). Untuk negara berkembang dan negara yang pendapatan perkapitanya termasuk Lower Middle Income Country jumlah tersebut termasuk dalam jumlah yang cukup besar dan memiliki potensi dikemudian untuk terus bertambah. Penggunaan ponsel sendiri bagi beberapa kalangan di Indonesia sudah sebagai kebutuhan primer. Tidak sedikit orang termasuk penulis yang merasa lebih baik ketinggalan dompet di rumah daripada ketinggalan ponsel. Pada taraf ini, apa bila terjadi sesuatu pada ponsel sudah merupakan sedikit bencana bagi pemiliknya.

(more…)

Perlukah Revisi Undang-undang Terkait HAKI?

Wednesday, August 8th, 2007

Latar Belakang

Undang-undang tentang Hak atas Kekayaan Intelektual (UU HAKI) didasarkan pada pertimbangan antara lain terbentuknya Organiasasi Perdagangan Dunia atau biasa disebut sebagai World Trade Organitation (WTO) yang persetujuannya telah diratifikasi oleh negara kita dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1994.

Dengan berkembangnya dunia usaha, semula yang dikatakan sebagai HAKI terbatas pada Paten, Merek, dan Hak Cipta, maka dengan adanya perkembangan dunia usaha yang mengglobal, maka lingkup HAKI berkembang mencakup pula Perlindungan Varietas Tanaman, Rahasia Dagang, Desain Industri dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu. Hak tersebut merupakan hak ekskulisif yang diberikan oleh negara kepada pemilik hak tersebut untuk melarang orang lain menggunakan haknya tanpa seizin pemilik hak.

(more…)

Kasih Mu Pada Ku Tak Terpuaskan

Thursday, August 2nd, 2007

Ini adalah puisi dari seorang yang selalu merasa dirinya adalah sastrawan yang begitu peka perasaannya, tapi hingga saat ini tidak ada satu pun orang yang mengakuinya. Coba kita lihat dari puisinya yang begitu melankolis berikut.


Kasih Ku Pada Mu Tak Terpuaskan

Kasihku pada mu tak terpuaskan
Walau waktu kita lewati bersama
Meski hari diarungi berdua
Berjalan beriringan tiap semesta bercahaya

Kasih ku pada mu tak terpuaskan
Aku haus kasih mu wahai pemuas dahaga kasih
Aku selalu rindu kamu, sang pelepas rindu
Samakah yang kau rasakan? Kau si wanita pujaan

Kasih ku pada mu tak terpuaskan
Rengkuh aku dalam pelukmu
Tenangkan aku dalam gelisah ku
Kau milik ku, kau ingin ku

Sastrawan yang belum jadi itu namanya Ahmad Zakaria dan ia tidak akan pernah putus asa untuk terus melahirkan karya seni lainnya. Mari kita doakan semoga ia cepat sadar. :)